Pintu Akustik untuk Membuat Ruangan Kedap Suara Versi Acourete

Table of Contents

“Noise is the most impertinent of all forms of interruption. It is not only an interruption, but also a disruption of thought.” – Arthur Schopenhauer

Seperti yang telah disebutkan dalam kutipan di atas, bahwa kebisingan atau yang bisa diartikan dengan kebocoran suara bukan hanya sebuah gangguan biasa, tapi juga mengakibatkan gangguan pikiran (menjadi kontribusi stress pada manusia). Oleh karena itu, sebisa mungkin suara-suara yang dapat mengakibatkan gangguan perlu diminimalisir. Cara meminimalisir adanya gangguan suara atau kebisingan di dalam ruangan ini salah satunya adalah dengan mengaplikasikan sistem insulasi suara (soundproofing) atau umumnya kita kenal dengan pemasangan material peredam suara.

Membuat ruangan yang memiliki sistem insulasi suara yang baik adalah sebuah impian, terlebih untuk ruangan seperti auditorium, studio musik, studio rekaman, home theater, bioskop, meeting room, dan ruangan sejenisnya. Kita paham bahwa ruangan sejenis tersebut memerlukan kualitas pengedap suara yang baik, sehingga suara yang dihasilkan dari dalam ruangan tidak bocor keluar, dan suara dari luar pun tidak masuk ke dalam ruangan. Lalu bagian mana saja yang perlu diberikan insulasi suara pada ruangan? Bagian ruangan yang perlu diberikan insulasi suara pada ruangan adalah:

1. Dinding

Dinding adalah komponen ruangan yang penting untuk diinsulasi karena sebuah ruangan pastilah dilingkupi oleh dinding, biasanya dinding ini merupakan partisi antara ruangan satu dengan yang lain. Dinding yang telah diinsulasi dengan baik akan membuat ruangan kedap suara. Perlu diberikan pelapis dinding kedap suara agar suara tidak bocor ke luar ruangan. Di bawah ini adalah ilustrasi bagaimana suara bisa merambat ke ruangan lain melalui dinding partisi.

Perambatan suara dari satu ruangan ke ruangan lain

Sumber gambar: hushacoustics.co.uk

Baca 5 Perencanaan Cermat Membuat Dinding Partisi Soundproofing Insulasi Suara antar Ruangan yang Baik. Berikut adalah contoh ruangan yang diberikan material kedap suara di bagian dinding menggunakan Acourete Silent Wall.

Dinding dengan lapisan material kedap suara Acourete Silent Wall

Sumber gambar: dokumen pribadi

Dinding ruangan bersistem insulasi suara yang telah melalui tahap finishing 

Sumber gambar: dokumen pribadi

2. Langit-langit (ceiling)

Komponen lain yang perlu diberikan bahan kedap suara adalah langit-langit. Pengalaman kami dalam mengatasi masalah kebisingan adalah juga berasal dari langit-langit, sehingga selain diberikan material peredam gema (untuk auditorium maupun studio musik) langit-langit juga perlu diberikan material insulasi suara agar suara tidak bocor keluar ruangan maupun masuk ke dalam ruangan. Berikut contoh pengaplikasian Acourete pada home theater.

Langit-langit ruangan bersistem insulasi suara yang telah melalui tahap finishing 

Sumber gambar: dokumen pribadi

3. Lantai (memutus getaran)

Perambatan structure borne noise dan airborne noise

Ilustrasi di atas menggambarkan secara jelas perambatan kebisingan, yaitu melalui struktur bangunan dan medium udara. Masih ingat apa itu structure borne noise dan airborne noise? Baca Perbedaan Airborne dan Structure-borne Noise. Nah, setelah mengetahui perbedaannya, mari kita lanjutkan pembahasan ini. Lantai perlu diberikan peredam suara, khususnya material peredam getaran karena lantai menjadi media perambatan getaran. 

Pada kasus studio musik, terlebih jika drum yang ada merupakan drum akustik maka ruangan sangat perlu diberikan peredam getaran untuk memutus perambatan getaran ke ruangan lain. Adapun jika studio musik berada di lantai dua dan seterusnya material pemutus getaran diperlukan juga untuk memutus getaran agar kebisingan akibat getaran tidak merambat ke ruangan di bawahnya. Berikut contoh pengaplikasian Acourete Regupol 4515 dalam memutus getaran pada studio musik.

Acourete Regupol 4515 sebagai material pemutus getaran

Sumber gambar: dokumen pribadi

4. Pintu, jendela, kaca, maupun ventilasi (jika ada)

Ilustrasi perambatan kebisingan 

Sumber gambar: Chegg.com

Dari ilustrasi di atas dapat kita lihat juga bahwa kebisingan dari luar yang tidak kita harapkan bisa masuk ke dalam ruangan melalui jendela, pintu, kaca, dan ventilasi. Oleh karena itu, perlu diberikan bahan kedap suara pada pintu atau jendela sehingga kebisingan tersebut tidak masuk ke dalam ruangan, apalagi pada ruangan seperti studio musik dan semacamnya. Pintu akustik atau jendela akustik adalah pintu dan jendela yang dari material atau bahan-bahan insulasi suara sehingga pintu dan jendela menjadi kedap suara, suara dari luar tidak bisa masuk ke dalam, pun suara dari dalam tidak bisa bocor keluar. Berikut contoh pemasangan pintu akustik versi Acourete.

Konstruksi Pengendalian Kebisingan pada Jendela

Konstruksi Pengendalian Kebisingan pada Pintu (Soundproofing Door Full)

Pintu akustik kedap suara pada hometeather 

Sumber gambar: dokumen pribadi

Begitulah kira-kira cara membuat ruangan menjadi kedap suara, yaitu dengan membuat sistem insulasi suara atau soundproofing dengan material-material yang berkualitas. Meskipun rata-rata material yang memiliki kualitas tinggi juga memiliki harga yang sedikit lebih mahal, namun tentunya akan sangat membantu kedepannya. Tidak perlu ada pembongkaran lagi karena permasalahan akustik sudah teratasi dengan baik, ramah lingkungan, sustainable, dan tentunya aman bagi penghuni ruangan. 

Mari kita ciptakan lingkungan dengan suara yang nyaman untuk didengar, dengan semangat revolusioner. Jika Anda memiliki masalah seputar akustik baik lingkup rumahan, industri, kantor, studio, dan lain-lain bisa hubungi kami di form yang tersedia di bawah ini ya. Salam Akustik!

 

Penulis: Ni’ma Rosyidah

10 Januari 2022

[social_buttons nectar_love=”true” facebook=”true” twitter=”true” linkedin=”true” pinterest=”true”]
Up

Bagikan Artikel :

Unduh Company Profile kami secara gratis disini