Skip to main content
TechnicalWhitepaper

Tren Bangunan Masa Depan, Memenuhi Kriteria HSE

By 18 April, 2022No Comments

Tren bangunan masa depan adalah bahan bangunan yang memenuhi persyaratan HSE (Health, Safety & Environmental)

Maksud dari pernyataan di atas adalah bahwa prediksi di masa depan, hampir semua material bangunan diharuskan memenuhi persyaratan HSE demi keamanan dan kesehatan penghuninya. Terdapat standar-standar yang harus dipenuhi dalam penggunaan materialnya, tak terkecuali material akustik yang sesuai HSE.

Berikut ini penjelasan dari masing-masing standar material dari segi health, safety, dan environment-nya.

HEALTH (KESEHATAN)

Material Akustik Arsitektur yang aman bagi kesehatan, misalnya material tidak menguap dan melepaskan gas beracun seperti formaldehyde yang dapat mengganggu pernapasan penghuninya, tidak melepaskan VOC (Volatile Organic Compound) yang menyebabkan alergi, tidak menyerap kelembaban yang dapat menjadi sarang makhluk biologis yang merupakan sumber penyakit.

Berikut adalah beberapa contoh standardisasi material yang sehat.
Part 1 Interior Painting and Coating
1a. VOC content – California Air Resource Board (CARB) 2007, Suggested Control Measure (SCM) or South Coast Air Quality Management District (SCAQMD) 1113
1b. VOC emission – California Department of Public Health (CDHP) v1.1-2010

Part 2 Interior Adhesive and Sealant
2a. VOC content – South Coast Air Quality Management District (SCAQMD) 1168
2b. VOC emission – California Department of Public Health (CDHP) v1.1-2010

Part 3 Flooring
VOC content – California Department of Public Health (CDHP) v1.1-2010

Part 4 Insulation
Limit the usage of thermal and acoustic insulation (excl duct)
VOC content – California Department of Public Health (CDHP) v1.1-2010

Part 5 Furniture and Furnishing
VOC content – ANSI/BIFMA e3-2011 Furniture Sustainability Standard section 7.6.1 and 7.6.62

Beberapa contoh material Acourete yang memenuhi standardisasi HSE (material akustik sesuai HSE) di atas adalah sebagai berikut:
1. Acourete Perfowood yang merupakan interior akustik berlubang terbuat dari MDF yang dapat dipasang sebagai interior plafon dan interior dinding telah memenuhi kriterial Health Part 1, 2, dan 5.

Acourete Perfowood Panel akustik

Acourete Perfowood

2. Acourete Board 230 merupakan material berpori yang berbentuk softboard yang terbuat dari serat polyester yang dipadatkan. Acourete Board 230 telah diuji di laboratorium internasional dan telah mendapatkan sertifikat bebas alergi, bebas bahan beracun, dan aman terhadap risiko kebakaran karena tidak menyerap uap air telah memenuhi standard material yang sehat untuk Part 1, 2, dan 4.

Acourete Board 230

3. Acourete Fiber adalah bahan peredam suara yang terbuat dari anyaman serabut poly-propylene halus. Acourete Fiber telah diuji di laboratorium internasional dan telah mendapatkan sertifikat bebas alergi, bebas bahan beracun, dan aman terhadap risiko kebakaran karena tidak menyerap uap air sehingga telah memenuhi standard material yang sehat untuk Part 3 dan 4.

Acourete Fiber

SAFETY (KEAMANAN)

Material Akustika Arsitektur mempunyai perilaku yang bersifat fire reaction dan fire resistant. Fire reaction adalah reaksi api terhadap bahan material yang terbakar, antara lain :
• Bahan material itu akan terbakar atau tidak?
• Jika terbakar, apakah api menyala atau membara?
• Jika terbakar apakah berasap kemudian mengeluarkan gas beracun?
Dari reaksi api terhadap bahan material yang terbakar tersebut dites di laboratorium dan hasilnya diklasifikasikan untuk tingkat mutu bahan material tertentu.

Menurut organisasi Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK), bahan material bangunan diklasifikasikan dalam lima tingkat mutu bahan yaitu :
a. Tingkat I : Non Combustible (M1); adalah bahan yang memenuhi persyaratan pengujian sifat bakar serta pengujian sifat api pada permukaan (surface test) untuk tingkat bahan sangat sukar terbakar;
b. Tingkat II : Semi Non Combustible (M2); adalah bahan yang sekurang kurangnya memenuhi persyaratan pada pengujian penjalaran api permukaan untuk tingkat bahan sukar terbakar;
c. Tingkat III : Fire Retardant (M3) adalah bahan yang sekurang kurangnya memenuhi persyaratan pada pengujian penjalaran api permukaan, untuk tingkat bahan yang bersifat penghambat api;
d. Tingkat IV : Semi Fire Retardant (M4) adalah bahan yang sekurang kurangnya memenuhi persyaratan pada pengujian penjalaran api permukaan untuk tingkat agak menghambat api;
e. Tingkat V : Combustible (M5) adalah bahan yang tidak memenuhi baik persyaratan uji sifat bakar maupun persyaratan sifat penjalaran api permukaan;

Realitanya, tidak ada bangunan yang tahan api. Namun, konstruksi bangunan tahan api, ditambah dengan ruang pertahanan yang tepat, memberikan kesempatan yang sangat baik bagi petugas pemadam kebakaran untuk melindungi bangunan Anda.

Berikut adalah beberapa contoh kriteria material akustik arsitektur yang aman apabila terjadi musibah kebakaran:
1. Index kecepatan rambat api pada material
2. Residual flame time
3. Residual spark time

Material yang aman untuk keselamatan bangunan adalah material yang tahan terhadap kebakaran, tidak merambatkan api, tidak menyerap uap air.
Flame-Spread Classification Flame-Spread Rating or Index:
1. Class I (or A) 0 – 25
2. Class II (or B) 26 – 75
3. Class III (or C) 76 – 200

Acourete Fiber dan Acourete Board 230 adalah contoh material yang aman dan tahan terhadap kebakaran karena tidak menyerap uap air. Material ini juga bersifat tidak merambatkan api. Sehingga material tersebut dapat digolongkan menjadi material akustik sesuai HSE.

ENVIRONMENTAL (LINGKUNGAN)

Di era ini pemerintah, perencana, produsen material, kontraktor, pemilik bangunan dan pelaku lingkungan bahu-membahu membuat gerakan untuk membuat dan menggunakan material yang “berkesinambungan” (sustainable) yang mana material tersebut “lahir dari alam” (organic), dan dapat “didaur ulang” (recycle) dan akhirnya “kembali ke alam” (back to nature).
Dengan kata lain semua material menggunakan bahan dasar dari alam, diproses dan diproduksi secara alami, digunakan, didaur ulang, dan akhirnya dapat kembali ke alam dan tidak menumpuk menjadi sampah yang mengganggu kesehatan manusia serta lingkungan. Akhir-akhir ini para peneliti bahkan mahasiswa banyak yang melakukan penelitian mengenai bahan dasar dari peredam suara yang ramah lingkungan. Berdasarkan penelitian yang banyak dilakukan, bahan dasar yang bisa digunakan sebagai peredam suara adalah sabut kelapa.

Tentunya hal ini menguntungkan bagi kita yang hidup di Indonesia, di mana ketersediaan sabut kelapa begitu melimpah dan masih belum dimanfaatkan secara optimal. Misalnya pada kasus bangunan, sabut kelapa bisa dijadikan bahan campuran pada dinding cor untuk meredam kebisingan, setelah 10 tahun ternyata bangunan ini dihancurkan. Serpihan-serpihan dinding yang mengandung sabut kelapa dapat di-degradasi menjadi pupuk. Konsep seperti itu merupakan contoh dari konsep bangunan hijau.

Material Akustika Arsitektural dari Acourete yang sangat ramah lingkungan, contohnya adalah Diathonite Acoustix, yang merupakan plester penyerap suara dan insulasi akustik yang terbuat dari gabus, tanah liat, tanah diatom, dan kapur hidraulik alami. Pemasangan Diathonite Acoustix digunakan untuk koreksi akustik fasad dan dinding partisi, untuk merealisasikan lapisan penyerap suara akustik, untuk menghilangkan gema, mengurangi gema dan kebisingan di dalam ruangan. Material ini dibuat dengan 100% bahan alami dan tahan lama, sehingga berkontribusi mendapatkan 43 kredit standard LEED yang memenuhi protokoler sertifikasi US Green Building Council (USGBC).

Diathonite Acoustix

Selain itu Diathonite Acoustix juga berperan dalam penghematan energi berkat kapasitas insulasi termalnya. Selain itu, Acourete Perfowood juga telah mendapatkan sertifikat dari FSC Chain of Custody di mana memberikan konfirmasi yang kredibel untuk produk dengan sumber yang bertanggung jawab secara lingkungan dan sosial untuk didistribusikan pasar.

Mari kita ciptakan lingkungan dengan suara yang nyaman untuk didengar, dengan semangat revolusioner. Jika Anda memiliki masalah seputar akustik baik lingkup rumahan, industri, kantor, studio, dan lain-lain bisa hubungi kami di form yang tersedia di bawah ini ya. Salam Akustik!

 

Penulis: Ni’ma Rosyidah

18 April 2022

Up

Leave a Reply