Peredam suara Acourete Silent Wall dan Acourete Fiber digunakan untuk memenuhi kebutuhan akan ruang uji tes suara yang akurat. Sebuah ruangan uji tes suara idealnya memiliki tingkat kebisingan yang sangat terkontrol, sehingga tidak terganggu oleh suara dari luar maupun pantulan suara di dalam ruangan itu sendiri.
Tim Acourete mendapatkan kesempatan untuk melakukan treatment insulasi pada sebuah ruang uji tes suara di daerah Jakarta Barat. Ruangan ini memiliki target standar kebisingan sebesar 45 dB dengan toleransi ±5 dB dari pihak owner. Artinya, tingkat kebisingan di dalam ruangan harus dijaga agar tetap berada di kisaran 40–50 dB. Target ini cukup menantang, karena membutuhkan sistem insulasi dan akustik yang benar-benar tepat dan terukur.
Sejak awal, tim Acourete berkomitmen untuk memberikan hasil terbaik. Semua pekerjaan dilakukan dengan pendekatan yang teruji, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Tidak hanya sekadar pemasangan material, tetapi juga melalui proses perencanaan, pemilihan bahan, hingga pengujian hasil akhir.
Treatment Dinding: Kombinasi Material Berkualitas

Pada gambar di atas , terlihat hasil treatment insulasi pada bagian dinding ruangan menggunakan peredam suara Acourete Silent Wall dan Acourete Fiber.
Untuk mencapai performa yang optimal, tim Acourete menggunakan sistem kombinasi material peredam suara. Lapisan utama pada insulasi menggunakan peredam suara Acourete Silent Wall 20, yang berfungsi sebagai peredam suara utama. Material ini dirancang khusus untuk menahan atau memblok transmisi suara, sehingga suara dari luar tidak mudah masuk ke dalam ruangan, dan sebaliknya.

Selain itu, sistem ini dikombinasikan dengan material tambahan seperti mineral wool densitas tinggi. Material ini memiliki kemampuan menyerap suara dengan sangat baik, terutama pada frekuensi menengah hingga tinggi. Kombinasi ini membuat dinding ruangan uji test menjadi maksimal dalam system insulasi suara .
Sebagai finishing atau tahap akhir, digunakan peredam suara Acourete Fiber 1000 dalam bentuk padded wall yang dapat menyerap gema dan pantulan serta menambah ekstetika ruangan pada ruangan tersebut . Tanpa treatment ini, suara di dalam ruangan bisa memantul dan menyebabkan hasil pengujian suara yang dilakukan di dalamnya menjadi tidak akurat. Dengan adanya lapisan ini, suara menjadi lebih “mati” dan terkontrol, sesuai dengan kebutuhan ruang uji.

Pintu Soundproofing dengan Spesifikasi Tinggi

Pada gambar di atas , peredam suara Acourete Silent Wall 20 terpasang pada pintu. Pintu merupakan salah satu titik paling kritis dan krusial dalam sistem insulasi suara. Jika pintu tidak didesain dengan baik, maka suara dapat dengan mudah bocor melalui celah atau material pintu itu sendiri.
Pintu yang digunakan memiliki ketebalan sekitar 8 cm, dengan spesifikasi STC 47 dan OITC 31. Nilai ini menunjukkan kemampuan pintu dalam meredam suara dari luar maupun dalam. Dengan spesifikasi tersebut, pintu mampu menjaga performa insulasi ruangan tetap optimal.
Selain material pintu, pemasangan juga dilakukan dengan sangat rapi dan presisi, sehingga tidak ada celah yang bisa menjadi jalur kebocoran suara.
Pengujian untuk Menjamin Hasil

Pada gambar berikut , terlihat proses pengujian yang dilakukan oleh tim Acourete. Setiap pekerjaan tidak hanya berhenti pada tahap pemasangan, tetapi selalu dilanjutkan dengan pengukuran langsung di lapangan. Pengujian ini bertujuan untuk memastikan bahwa hasil akhir sesuai dengan target yang telah ditentukan. Alat ukur digunakan untuk melihat apakah tingkat kebisingan sudah berada di angka yang diharapkan, yaitu sekitar 45 dB dengan toleransi yang diberikan. Dengan proses ini, semua hasil menjadi jelas, terukur, dan tidak hanya berdasarkan perkiraan. Ini adalah bagian penting dari komitmen Acourete dalam memberikan solusi yang profesional.
Sistem Material yang Terintegrasi
Sistem material yang digunakan dalam ruangan uji tes ini, mulai dari dinding, pintu, hingga lapisan finishing, bekerja secara terintegrasi. Tidak cukup hanya menggunakan satu jenis material. Untuk mendapatkan hasil terbaik, diperlukan kombinasi beberapa material dengan fungsi yang berbeda, seperti:
- Material peredam suara (insulasi)
- Material penyerap suara (absorber)
- Sistem konstruksi yang rapat dan presisi
Dengan pendekatan ini, ruangan tidak hanya kedap suara dari luar, tetapi juga memiliki kualitas akustik yang baik di dalam.
Kesimpulan

Proyek treatment ruang uji tes suara di Jakarta Barat ini menunjukkan pentingnya perencanaan dan eksekusi yang tepat dalam sistem insulasi akustik. Dengan target kebisingan 45 dB ±5 dB, dibutuhkan solusi yang benar-benar matang dan teruji.
Tim Acourete berhasil menghadirkan solusi melalui kombinasi material seperti Silent Wall 20, mineral wool, dan Fiber 1000, serta didukung oleh pintu soundproofing berkualitas tinggi. Semua pekerjaan dilengkapi dengan pengujian untuk memastikan hasil sesuai dengan standar client.
Dengan komitmen pada kualitas, ketelitian, dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan, Acourete terus memberikan solusi terbaik untuk kebutuhan ruang akustik, khususnya ruang uji tes suara yang membutuhkan tingkat presisi tinggi.
Semoga bermanfaat dan salam akustik!
Acourete telah membuat e-book “Teori & Aplikasi Akustika Arsitektur”, termasuk di dalamnya ada rekomendasi-rekomendasi pemasangan panel akustik yang tepat untuk ruangan Anda. Silakan unduh e-book-nya secara GRATIS di sini.
Apabila ada permasalahan yang belum tercantum di buku ini, penjelasan yang belum cukup jelas, atau pertanyaan lain, silakan hubungi kami. Kami selalu hadir membantu sesuai landasan kami saat mendirikan perusahaan ini, yaitu selalu memberikan yang terbaik dengan semangat kerja revolusioner.
Mari kita ciptakan lingkungan dengan suara yang nyaman untuk didengar, dengan semangat revolusioner. Jika Anda memiliki masalah seputar akustik baik lingkup rumahan, industri, kantor, studio, dan lain-lain bisa hubungi kami di form yang tersedia di bawah ini ya. Kami akan siap membantu berdiskusi dengan solusi-solusi terbaik.





