Kenyamanan Akustik pada Ruang Awak dan Penumpang (Kapal Laut)

Table of Contents

Terdapat beberapa jenis ruangan pada kapal laut, di antaranya adalah ruang istirahat awak dan juga ruang penumpang. Kenyamanan akustik pada ruangan-ruangan tersebut sangat perlu diperhatikan, mengingat fungsi dari ruangannya.

A. STANDAR KEBISINGAN SECARA UMUM
Menurut OSHA (Occupational Safety and Health Administration), maksimal paparan kebisingan yang boleh diterima manusia adalah 85dB dalam kurun waktu maksimal 8 jam. Tentunya untuk tekanan suara di atas 85dB, waktu maksimal paparannya juga semakin kecil. Secara umum, jika kita terpapar kebisingan secara terus-menerus, maka kita akan merasakan beberapa dampak negatifnya.

Terdapat beberapa dampak negatif dari kebisingan, antara lain:
– mengganggu kenyamanan,
– mengurangi produktivitas,
– memicu emosi negatif,
– menyebabkan beberapa penyakit seperti kardiovaskular,
– menyebabkan gangguan psikologis,
– risiko gangguan pendengaran, dan lain-lain.

Batas Maksimum Paparan Kebisingan yang Boleh Diterima Manusia dalam Rentang Waktu Tertentu
Sumber Gambar: Google Image

Contoh Sumber Kebisingan Berdasarkan Tingkat Tekanan Suara
Sumber Gambar: Google Image

Menurut American Bureau of Shipping (ABS), standar kebisingan maksimum pada ruang akomodasi dan ruang kamar mesin adalah sebagai berikut. Jika kita melihat tingkat kebisingan pada ruang mesin, nilai yang diperbolehkan masih cukup tinggi, yaitu 100dB(A). Padahal seperti yang kita tahu, bahwa untuk tingkat kekerasan suara sebesar 100dB(A), manusia hanya boleh terpapar maksimal 1 jam saja. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi teknisi kapal atau siapa pun yang berada di ruang mesin untuk menggunakan earplug agar tidak mengakibatkan gangguan pendengaran dan dampak kebisingan lainnya.

Tabel 1. Tingkat Kebisingan Maksimum di Ruang Akomodasi Menurut ABS (American Bureau of Shipping)

Sumber: Noise Criteria – Vessels without Passenger Berthing Cabins, section 4 Noise

Tabel 2. Tingkat Kebisingan Maksimum di Ruang Kamar Mesin Menurut ABS (American Bureau of Shipping)

Sumber: ABS Guide for Crew Habitability on Ship section 4

B. RUANGAN PADA KAPAL
Ruangan pada kapal dibagi atas area terbatas dan area umum. Area terbatas terdiri dari ruang mesin dan ruang nahkoda yang hanya boleh diakses oleh orang-orang tertentu. Sedangkan area umum seperti restoran, ruang penumpang, dan ruangan bebas untuk digunakan oleh semua penumpang.

Beberapa Jenis Ruangan pada Kapal
Sumber Gambar: Presentasi Muhammad Rifqi Ramadhan (Engineering Planner at Pelindo Marine Services)

C. RUANG PENUMPANG
Kebutuhan kenyamanan akustik pada ruang penumpang diperlukan supaya penumpang merasa nyaman selama beristirahat.

Ruang Istirahat Penumpang (Kamar Penumpang)
Sumber Gambar: Google Image

Ruang Penumpang
Sumber Gambar: Google Image

D. RUANG AWAK KAPAL
Kenyamanan akustik pada ruang awak kapal juga perlu diperhatikan supaya awak kapal dapat beristirahat dengan tenang dan siap bertindak apabila terdapat keadaan darurat.

Ruang Istirahat Awak Kapal
Sumber Gambar: Google Image

Tabel 3. Ruang Awak Kapal – Tingkat Kebisingan Maksimum yang Diperbolehkan dB(A)

Tonase bruto terdaftar atau gross register tonnage (GRT, grt, g.r.t. “gt”) adalah jumlah dari semua volume ruangan kapal yang tertutup atau yang dapat ditutup secara kedap air, baik yang berada di bawah geladak maupun yang berada di atasnya (deck line). Oleh karena itu, 1 register ton = 1.000 kaki kubik (28,32 m3).

E. KRITERIA KEBISINGAN
a. SOUND TRANSMISSION CLASS (STC)
Tabel 4. Rating Nilai Kriteria Akustik STC

Kriteria akustik yang umum digunakan adalah STC, berlaku juga untuk moda transportasi. Sound Transmission Class (STC) adalah rating satu nilai yang merepresentasikan performa peredam transmisi suara airborne yang dimiliki oleh sebuah partisi di antara dua buah ruangan.

Sebagai contoh, untuk penggunaan pada bangunan, konfigurasi dinding yang tersusun dari bata merah 10cm dengan acian 25mm di masing-masing sisinya, Acourete Fiber 1000, papan gypsum 12mm, Acourete Noise Armour, dan gypsum, memiliki nilai STC sebesar 61. Nilai tersebut terhitung sangat bagus sekali, sehingga suara keras terdengar sangat lemah hingga hampir tidak terdengar sama sekali.

Contoh Simulasi STC Konfigurasi Partisi
Sumber Gambar: Dokumen Pribadi

b. IMPACT INSULATION CLASS (IIC)
Impact Insulation Class (IIC) adalah rating kemampuan floor-ceiling assembly untuk menahan perambatan impact noise ke ruangan di bawahnya. Floor-ceiling assembly dengan peringkat IIC rendah berpotensi menyebabkan kebisingan yang mengganggu ruangan di bawahnya.

IIC menjadi suatu kriteria yang cukup penting untuk dunia perkapalan, karena biasanya kapal juga terdiri dari beberapa lantai. Contoh kasus adalah misalnya pada kapal pesiar yang lantai teratas digunakan untuk pesta dengan orang yang cukup banyak (akan cukup banyak impact noise akibat langkah kaki dan lompatan-lompatan saat pesta). Jika faktor IIC tidak diperhitungkan dengan baik, maka kemungkinan besar, ruangan pada lantai di bawahnya akan terkena dampaknya.

Ilustrasi Perambatan Suara Melalui Struktur Kapal
Sumber Gambar: Google Image

Contoh Simulasi IIC Konfigurasi Lantai
Sumber Gambar: Dokumen Pribadi

Berikut IIC rating untuk beberapa jenis ruangan.

Tabel 5. IIC Rating pada Beberapa Ruangan

Ingin tahu cara mengatasi dan mengendalikan kebisingan yang merugikan? Unduh bukunya di sini.

Mari kita ciptakan lingkungan dengan suara yang nyaman untuk didengar, dengan semangat revolusioner. Jika Anda memiliki masalah seputar akustik baik lingkup rumahan, industri, kantor, studio, dan lain-lain bisa hubungi kami di form yang tersedia di bawah ini ya. Salam Akustik!

Penulis: Ni’ma Rosyidah

[social_buttons nectar_love=”true” facebook=”true” twitter=”true” linkedin=”true” pinterest=”true”]
Up

Bagikan Artikel :

Unduh Company Profile kami secara gratis disini