Skip to main content
Masalah dan Solusi

Perbedaan Bahan Peredam Insulasi Suara dan Peredam Serap Suara

By 14 Juli, 2020November 11th, 2020No Comments

Pemahaman masyarakat umum tentang material peredam suara adalah material yang dapat mengurangi kebocoran suara di sebuah ruangan. Material peredam suara tersebut dapat juga mengurangi pantulan suara di dalam ruangan. Material peredam suara yang umum digunakan untuk keperluan tersebut adalah: rockwool, glasswool, karet busa, gabus, dan sebagainya. Tetapi sayangnya pemahaman peredam suara di atas kurang tepat sehingga menyebabkan permasalahan kegagalan pekerjaan dalam mengatasi kebocoran suara ataupun penyerapan pantulan suara.

Berikut adalah penjelasan sederhana mengenai perbedaan bahan insulasi suara atau sound insulation material dan material peredam suara (sound absorbing material). Dari keterangan di bawah ini dapat diketahui perbedaan dasar mengenai perbedaan material peredam suara dan material insulasi suara.

1. Material Insulasi Suara

Definisi teknis material insulasi peredam suara adalah material yang dapat menginsulasi perpindahan suara.

Ruangan yang berhubungan dengan suara, seperti studio musik, home theater, aula, dan lainnya akan mendapat fungsi akustik dengan baik apabila menggunakan peredam suara yang tepat dengan tujuannya. Akan tetapi, sering terjadi penggunaan peredam suara tidak sesuai dengan tujuannya. Seperti halnya pemasangan glasswool dengan tujuan mengurangi kebocoran suara pada studio. Tentunya kebocoran suara tidak akan berkurang, karena glasswool bertujuan untuk menyerap suara. Sedangkan, untuk mengurangi kebocoran suara, digunakan material yang dapat mengisolasi berpindahnya suara. Maka, agar dapat menentukan peredam suara dengan tepat yang sesuai kebutuhan, marilah kita melihat tujuan dari peredam suara.

Peredam Insulasi Suara (Sound Insulation)

Peredam insulasi suara bertujuan untuk mencegah atau mengurangi kebocoran suara dari satu ruangan ke ruangan lainnya. Definisi teknisnya ialah bahan yang dapat menginsulasi perpindahan suara. Contoh material peredam insulasi suara adalah Acourete Noise Armour dan Acoutere Paint EZ1.

acourete quiet mat dan paint

Material peredam insulasi suara umumnya digunakan untuk mencegah gangguan suara dari sebuah ruangan ke ruangan lainnya, seperti ilustrasi di bawah ini.

aco paint bahan insulasi suara

Telah diilustrasikan di atas bahwa sumber suara datang menuju material insulasi, kemudian diisolasi oleh material insulasi, dan sebagian dipantulkan sehingga suara yang bocor atau berpindah dari dalam ruangan maupun sebaliknya dapat diminimalkan.

Material insulasi suara umumnya digunakan untuk mencegah gangguan suara dari sebuah ruangan ke ruangan lainnya seperti ilustrasi dibawah ini.

acourete fiber material peredam suara

 

Karakteristik material peredam insulasi suara ini adalah:

  1. Berat: Semakin berat material, semakin baik nilai redamannya.
  2. Tidak Berpori: Semakin rapat material, semakin baik nilai redamannya.
  3. Permukaan Keras: Semakin keras permukaan material, semakin baik nilai redamannya.
  4. Viskoelastis: Semakin baik dalam menahan redaman, semakin baik nilai redamannya.

Kemampuan sebuah material peredam suara untuk menginsulasi suara ditentukan dengan nilai Sound Transmission Class (STC) atau Sound Transmission Loss. STC adalah nilai tunggal yang dinyatakan dalam besaran dB (decibel). Sound Transmission Loss adalah nilai pengurangan suara dalam dB (decibel) dari frekuensi rendah ke frekuensi tinggi.

2. Material Peredam Suara (Sound Absorbing)

Bertujuan untuk mengurangi pantulan yang menyebabkan gema pada sebuah ruangan. Definisi teknisnya ialah material yang mampu menyerap energi suara. Contoh material serap suara adalah Acourete Fiber dan Acourete Board 230.

Acourete Board 230 peredam suara

Material peredam serap suara umumnya dipakai untuk mengurangi suara yang memantul dalam sebuah ruangan seperti ilustrasi di bawah ini.

Acourete echo baffle peredam suara

Bahan peredam suara umumnya dipakai untuk meredam suara yang memantul dalam sebuah ruangan seperti ilustrasi dibawah ini.

bahan peredam suara

Karakteristik dari material serap suara adalah:

  1. Ringan
  2. Berpori
  3. Permukaan lunak
  4. Tidak dapat meredam getaran

Kemampuan sebuah material peredam suara untuk menyerap suara ditentukan dengan nilai Noise Reduction Class (NRC) atau Sound Absorbing Coefficient. NRC adalah nilai koefisien. Sound Absorbing Coefficient adalah nilai pengurangan suara dalam dB (decibel) dari frekuensi rendah ke frekuensi tinggi.

Dari penjelasan sederhana di atas, dapat diketahui perbedaan dasar mengenai tujuan peredam insulasi suara dan peredam serap suara. Jadi, apabila Anda memiliki permasalahan dengan gangguan suara seperti kebocoran suara atau pantulan suara dan menginginkan solusi, serta harga yang terbaik, kami menyarankan untuk mempelajari spesifikasi bahan peredam suara yang akan digunakan beserta metode pemasangan peredam suara. Semoga tulisan ini membantu pembaca dalam menentukan peredam suara yang tepat.


 3. Acourete Produk Insulasi Suara

mat-resin

Acourete Noise Armour

extra-quiet mat-min

Acourete Silent Wall

 

aco-paint

Acourete Paint EZ1

 

 4. Acourete Produk Peredam Suara

Material ini sangat cocok digunakan untuk ruangan Home Theater, Ruang Karaoke, Perkantoran, Hotel, Restaurant, Studio Musik, Concert Hall dan Bioskop.

fiber-akustik

Acourete Fiber

Acourete Board 230

Acourete Board 230

acourete-echo-baffle

Acourete EchoBaffle

Leave a Reply

Butuh Bantuan ?